Loading...
world-news

Kebiasaan sehari-hari masyarakat Jerman - Nilai dan Budaya Jerman Materi Bahasa Jerman Kelas 10



A. Pendahuluan

Setiap negara memiliki kebiasaan dan budaya yang berbeda-beda dalam kehidupan sehari-hari. Kebiasaan tersebut terbentuk dari sejarah, nilai sosial, lingkungan, serta sistem pendidikan dan pemerintahan yang berlaku di negara tersebut. Jerman (Deutschland) sebagai salah satu negara maju di Eropa memiliki kebiasaan sehari-hari yang khas dan menarik untuk dipelajari. Memahami kebiasaan sehari-hari masyarakat Jerman sangat penting bagi pelajar bahasa Jerman, karena bahasa tidak dapat dipisahkan dari budaya dan cara hidup penuturnya.

Dalam pembelajaran bahasa Jerman di kelas X, materi tentang kebiasaan sehari-hari masyarakat Jerman bertujuan agar siswa tidak hanya mampu menguasai kosakata dan struktur kalimat, tetapi juga memahami konteks penggunaan bahasa dalam kehidupan nyata. Dengan mempelajari kebiasaan ini, siswa diharapkan mampu berkomunikasi secara lebih tepat, sopan, dan sesuai dengan norma budaya masyarakat Jerman.

B. Pengertian Kebiasaan Sehari-hari

Kebiasaan sehari-hari adalah aktivitas atau tindakan yang dilakukan secara rutin oleh seseorang dalam kehidupan sehari-hari, seperti bangun tidur, berangkat sekolah atau bekerja, makan, belajar, beristirahat, hingga waktu tidur. Dalam bahasa Jerman, kebiasaan sehari-hari dikenal dengan istilah Alltagsgewohnheiten atau Tagesablauf (rangkaian kegiatan sehari-hari).

Masyarakat Jerman dikenal sebagai masyarakat yang disiplin, teratur, dan menghargai waktu. Hal ini tercermin dalam kebiasaan sehari-hari mereka yang cenderung terjadwal dengan baik dan dilakukan secara konsisten.

C. Kebiasaan Bangun Pagi dan Memulai Hari

Sebagian besar masyarakat Jerman terbiasa bangun pagi. Waktu bangun pagi biasanya antara pukul 05.30 hingga 07.00, tergantung pada pekerjaan atau aktivitas masing-masing. Pelajar dan pekerja di Jerman umumnya memulai aktivitas lebih pagi dibandingkan dengan kebiasaan masyarakat di beberapa negara lain.

Setelah bangun tidur, masyarakat Jerman biasanya langsung merapikan tempat tidur. Kebiasaan ini diajarkan sejak kecil sebagai bagian dari pendidikan kemandirian dan kedisiplinan. Setelah itu, mereka mandi (duschen), menyikat gigi (Zähne putzen), dan bersiap untuk beraktivitas.

D. Kebiasaan Sarapan di Jerman

Sarapan atau das Frühstück merupakan salah satu kebiasaan penting bagi masyarakat Jerman. Sarapan biasanya dilakukan antara pukul 06.00 hingga 08.00. Menu sarapan di Jerman umumnya sederhana namun bergizi. Beberapa makanan yang sering dikonsumsi saat sarapan antara lain roti (Brot), roti gulung (Brötchen), mentega (Butter), selai (Marmelade), keju (Käse), sosis (Wurst), dan telur (Ei).

Minuman yang biasa dikonsumsi saat sarapan adalah kopi (Kaffee), teh (Tee), susu (Milch), atau jus (Saft). Masyarakat Jerman biasanya sarapan bersama keluarga, terutama pada hari kerja sebelum berangkat sekolah atau bekerja.

E. Kebiasaan Berangkat Sekolah dan Bekerja

Pelajar di Jerman biasanya berangkat sekolah sekitar pukul 07.00 hingga 07.30. Jam pelajaran di sekolah umumnya dimulai pukul 08.00. Banyak siswa pergi ke sekolah menggunakan sepeda (Fahrrad), transportasi umum seperti bus dan kereta (Bus und Bahn), atau berjalan kaki jika jarak rumah dekat dengan sekolah.

Sementara itu, orang dewasa berangkat bekerja sekitar pukul 07.00 hingga 08.00. Ketepatan waktu (Pünktlichkeit) merupakan hal yang sangat penting di Jerman. Datang terlambat dianggap tidak sopan dan tidak profesional, baik di sekolah maupun di tempat kerja.

F. Kegiatan di Sekolah dan Tempat Kerja

Di sekolah, siswa Jerman mengikuti pelajaran dengan disiplin. Mereka terbiasa mendengarkan guru, mencatat pelajaran, dan aktif bertanya. Waktu istirahat (Pause) biasanya dimanfaatkan untuk makan bekal, mengobrol dengan teman, atau bermain ringan.

Di tempat kerja, masyarakat Jerman bekerja dengan fokus dan efisien. Jam kerja umumnya sekitar 8 jam per hari. Saat jam kerja, mereka lebih mengutamakan produktivitas daripada berbincang-bincang. Namun, saat waktu istirahat makan siang (Mittagspause), mereka dapat bersantai sejenak.

G. Kebiasaan Makan Siang

Makan siang atau das Mittagessen biasanya dilakukan antara pukul 12.00 hingga 13.00. Bagi pelajar, makan siang dapat dilakukan di kantin sekolah (Mensa), sedangkan pekerja biasanya makan di kantin kantor, restoran, atau membawa bekal dari rumah.

Menu makan siang di Jerman biasanya lebih berat dibandingkan sarapan. Makanan yang sering dikonsumsi antara lain kentang (Kartoffeln), nasi (Reis), pasta (Nudeln), daging (Fleisch), ikan (Fisch), dan sayuran (Gemüse).

H. Kebiasaan Sore Hari

Setelah pulang sekolah atau bekerja, masyarakat Jerman memiliki waktu luang di sore hari. Waktu ini biasanya digunakan untuk beristirahat, mengerjakan pekerjaan rumah (Hausaufgaben), berolahraga (Sport treiben), atau melakukan hobi.

Banyak masyarakat Jerman gemar berolahraga seperti bersepeda, jogging, berenang, atau bermain sepak bola. Aktivitas fisik dianggap penting untuk menjaga kesehatan dan keseimbangan hidup.

I. Kebiasaan Bersosialisasi

Masyarakat Jerman dikenal cukup menjaga privasi, namun mereka juga memiliki kebiasaan bersosialisasi. Mereka sering bertemu teman atau keluarga pada waktu tertentu, seperti akhir pekan. Kegiatan bersosialisasi dapat berupa minum kopi bersama (Kaffee trinken), berjalan-jalan di taman, atau mengunjungi rumah teman.

Dalam bersosialisasi, masyarakat Jerman menjunjung tinggi kesopanan dan kejujuran. Mereka biasanya berbicara secara langsung dan apa adanya, namun tetap sopan.

J. Kebiasaan Makan Malam

Makan malam atau das Abendessen biasanya dilakukan antara pukul 18.00 hingga 19.00. Berbeda dengan makan siang, makan malam di Jerman umumnya lebih sederhana. Banyak keluarga mengonsumsi roti dengan keju, sosis, atau sayuran. Kebiasaan makan malam sederhana ini dikenal dengan istilah Abendbrot.

Makan malam sering dijadikan waktu untuk berkumpul dan berbincang bersama keluarga setelah menjalani aktivitas seharian.

K. Kebiasaan Menjaga Kebersihan dan Lingkungan

Masyarakat Jerman sangat peduli terhadap kebersihan dan lingkungan. Mereka terbiasa membuang sampah pada tempatnya dan memilah sampah sesuai jenisnya, seperti sampah organik, plastik, kertas, dan kaca. Kebiasaan ini diajarkan sejak usia dini, baik di rumah maupun di sekolah.

Selain itu, masyarakat Jerman juga terbiasa menghemat energi, seperti mematikan lampu saat tidak digunakan dan menggunakan air secukupnya.

L. Kebiasaan Malam Hari dan Waktu Tidur

Pada malam hari, masyarakat Jerman biasanya menghabiskan waktu di rumah. Aktivitas yang dilakukan antara lain menonton televisi (fernsehen), membaca buku (lesen), atau berbincang dengan keluarga.

Waktu tidur umumnya antara pukul 22.00 hingga 23.00. Tidur yang cukup dianggap penting agar tubuh tetap sehat dan siap menjalani aktivitas keesokan harinya.

M. Kosakata Penting Terkait Kebiasaan Sehari-hari

Beberapa kosakata bahasa Jerman yang berkaitan dengan kebiasaan sehari-hari antara lain:

  • aufstehen : bangun tidur

  • frühstücken : sarapan

  • zur Schule gehen : pergi ke sekolah

  • arbeiten : bekerja

  • Mittagessen : makan siang

  • Hausaufgaben machen : mengerjakan PR

  • schlafen : tidur

N. Contoh Kalimat Sederhana

  1. Ich stehe um sechs Uhr auf. (Saya bangun pukul enam.)

  2. Ich frühstücke mit meiner Familie. (Saya sarapan bersama keluarga.)

  3. Ich gehe zur Schule um sieben Uhr. (Saya pergi ke sekolah pukul tujuh.)

  4. Am Abend esse ich Brot. (Pada malam hari saya makan roti.)

Kebiasaan sehari-hari masyarakat Jerman mencerminkan nilai kedisiplinan, keteraturan, dan tanggung jawab. Dengan mempelajari kebiasaan ini, siswa tidak hanya memahami kehidupan masyarakat Jerman, tetapi juga dapat mengambil nilai-nilai positif untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui materi ini, diharapkan siswa kelas X mampu mengenal dan memahami kebiasaan sehari-hari masyarakat Jerman serta menggunakannya sebagai dasar dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Jerman secara sederhana dan benar.